Isagenix


Wednesday, April 16, 2014

Jadikan Diri Anda Sebagai Bukti Kesuksesan


http://peluangbisnisisagenix.blogspot.com/
Menjadikan diri anda sebagai bukti kesuksesan dalam menjalankan bisnis MLM adalah cara yang paling ampuh untuk mendapatkan downline, bahkan tanpa anda sengaja. Jurus ini akan mendatangkan prospek tanpa anda mencarinya, downline yang akan mencari anda. Jurus ini tidak mudah , jika anda menguasainya maka anda akan ahli dalam bisnis MLM dan bisa merekrut downline sebanyak-banyaknya.

Ada dua cara menjadikan diri anda sebagai bukti kesuksesan yang pertama adalah kesuksesan dari manfaat produk. Misalnya anda punya masalah dengan berat badan, lalu anda membeli produk penurun berat badan ISAGENIX, dan anda berhasil menurunkan berat badan anda. orang-orang yang kenal dengan anda akan bertanya cara anda menurunkan berat badan. anda telah membuktikan mamfaat dari produk tersebut, setelah itu anda akan berhasil merekrut downline.

Cara yang kedua adalah membuktikan diri anda sukses secara finansial. cara ini lebih menantang lagi. anda baru beberapa bulan bergabung dengan bisnis MLM, tapi anda sudah sukses secara financial artinya anda sudah memiliki penghasilan dari bisnis anda. saat anda sukses secara finansial orang lain akan tertarik bergabung dengan anda. anda bisa menghasilkan uang walau belum mempunyai downline, caranya adalah dengan menjual produk langsung ke konsumen non member , keuntungan nya lumayan loh. apalagi produknya diterima dipasaran dan dicari konsumen. Jika anda berhasil menjual anda tidak perlu kuatir lagi dengan tutup poin. jika anda tidak bisa menjual , perusahaan MLM akan mengajarkan anda bagaimana menjual produk


Untuk menerapkan jurus sukses di bisnis mlm ini, diperlukan mental yang kuat, percaya diri yang tinggi, motivasi yang besar dan tentusaja harus fokus menjalankan bisnis ini . JoinWith Us


Merokok Juga Bisa Bikin Gemuk


http://peluangbisnisisagenix.blogspot.com/
Alasan takut gemuk saat berhenti merokok sering diungkapkan oleh para perokok. Namun alasan tersebut mungkin tidak benar. Justru aktivitas merokoklah yang menambah berat badan.

Sebuah studi baru dalam jurnal Obesity mengungkapkan, merokok dapat berkontribusi dalam peningkatan berat badan. Sehingga alasan tidak ingin berhenti merokok demi menjaga berat badan tidaklah tepat.

Para peneliti melibatkan 47 wanita untuk disuguhi empat puding vanila. Keempat puding itu memiliki jumlah lemak yang bebeda. Peserta diminta untuk memberikan penilaian kandungan krim, rasa manis, dan kenikmatan yang mereka rasakan ketika memakan puding.

Hasilnya, peneliti menemukan, wanita obesitas yang juga perokok menilai puding yang mereka makan memiliki kadar krim dan kemanisan lebih rendah dibandingkan nilai kelompok lain yang bukan perokok. Kelompok itu pun mengaku kurang terpuaskan dengan hidangan puding yang mereka makan dibanding kelompok lainnya.

Peneliti mengatakan, rokok memiliki hubungan dengan rasa manis. Kedua faktor, baik obesitas maupun merokok dapat mengurangi kemampuan indera pengecap untuk merasakan manis. Ini karena obesitas dan merokok dapat mengurangi kadar serotonin, senyawa otak yang mengontrol respon indera pengecap.
Tak hanya itu, menurut peneliti, meskipun tidak obesitas, perokok cenderung memiliki keinginan untuk makan makanan berlemak lebih sering daripada bukan perokok. Ini menjelaskan, kenapa perokok kebanyakan memiliki lingkar pinggang yang lebih besar daripada orang yang tidak merokok.
"Keinginan makanan yang meningkat berhubungan dengan kemampuan pengecapan terhadap makanan. Karena kemampuan pengecapan menurun, otak lebih sulit terpuaskan dari makanan, dan cenderung untuk menambah jumlah makanan," terang peneliti.
Sumber :
 http://health.kompas.com/read/2014/04/16/1359057/Merokok.Juga.Bisa.Bikin.Gemuk?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Khewp

Tuesday, April 15, 2014

Cara Paling Mudah Untuk Turunkan Berat Badan Tanpa Harus Diet dan Olahraga


http://peluangbisnisisagenix.blogspot.com/
Masalah mengenai berat badan memang selalu menjadi permasalahan yang ‘menghantui’ tak hanya para wanita, tetapi juga pria. Namun terkadang masalah menurunkan berat badan merupakan masalah yang susah-susah gampang.

Banyak orang yang menggunakan berbagai metode diet dan bahkan menggunakan berbagai macam obat diet demi untuk memiliki berat yang ideal. Akan tetapi, ternyata ada beberapa cara simple, mudah, dan efisien untuk menurunkan berat badan lho! Yuk disimak!

1. Mulailah makan dengan meminum segelas air putih.
Dengan meminum air putih, maka perut akan merasakan sensasi kenyang yang tentunya dapat mengurangi makan berlebihan

2. Coba sedikit variasi di setiap menu makan
Mulai ganti saus saladmu dengan minyak zaitun atau pilihlah buah segar ketimbang buah kering tentunya dapat mengurangi kalori makanan yang masuk ke tubuhmu.

3. Pilih dark chocolate untuk makanan penutup
Daripada menyimpan cemilan berupa cookies atau permen, ada baiknya mulai mengganti cemilanmu dengan dark chocolate. Tak hanya rendah kalori, dark chocolate juga memiliki rasa yang cukup toleran kelezatannya untuk sebuah cemilan yang sehat.

4. Rajin mengontrol porsi makanan
Jika ingin menurunkan berat badan, maka sangatlah penting untuk mengontrol setiap porsi makanan yang akan disantap. Salah satunya dengan mengambil cemilan secukupnya dan letakkan diatas piring kecil ketimbang harus memakannya langsung dari kemasannya.

5. Banyak bergerak
Jika tak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, gantilah pembakaran kalori lemak dalam tubuhmu dengan banyak bergerak di sepanjang hari. Contohnya dengan perbanyak jalan kaki, atau mulai gunakan tangga ketimbang naik lift.
Silahkan mencoba, Dreamers!

Sumber :
 https://id.she.yahoo.com/cara-paling-mudah-untuk-turunkan-berat-badan-tanpa-060200601.html

Friday, April 4, 2014

Lebih Banyak Efek Buruknya, 'Gemuk Itu Sehat' Tak Lagi Berlaku

http://peluangbisnisisagenix.blogspot.com/
Jika dulu masyarakat menganggap berat badan berlebih merupakan tanda seseorang memiliki tubuh yang sehat, kini perlu dipahami bahwa kegemukan justru memberikan pengaruh yang tak baik bagi kesehatan tubuh.

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan apakah Anda memang mengalami berat badan berlebih. Salah satunya dengan mengukur indeks massa tubuh (IMT). IMT merupakan rumus standar untuk menentukan rasio antara tinggi dan berat badan. Hitung IMT dengan mengkuadratkan nilai tinggi badan (dalam satuan meter). Lalu nilai berat badan (dalam satuan kilogram) dibagi hasil kudrat dari tinggi badan tersebut. IMT dianggap normal jika berada di rentang 19-25.

Selain dengan menghitung IMT, Anda juga bisa mengukur lingkar pinggang. Lakukan pengukuran dengan benar, baik dengan menggunakan pita pengukur atau perangkat teknologi lain. Ukuran pinggang yang ideal sebaiknya tidak lebih dari setengah tinggi badan Anda. Waspadai jika ukuran lingkar pinggang atau timbunan lemak banyak terdapat di perut Anda.

Menurut ahli diet terdaftar dan personal trainee bersertifikat sekaligus personel The Nutrition Twins, Tammy Lakatos Shames, perubahan gaya hidup juga bisa membawa perubahan besar untuk mengusir timbunan lemak di perut Anda. "Sebaliknya, kelebihan lemak di sekitar pinggul dan paha tidak membahayakan," ujar Shames, seperti dikutip dari CNN, Jumat (4/4/2014).

Terlalu banyak lemak di perut lebih berbahaya dibandingkan dengan penumpukan lemak di pinggul atau paha. Alasannya, lemak perut atau visceral fat, memberikan efek berbeda di dalam tubuh. Lemak jenis ini lebih mungkin untuk melepaskan bahan kimia, hormon dan zat lain yang mengganggu proses imun dalam tubuh.

Akibatnya terjadi peningkatan risiko sejumlah penyakit seperti diabetes, sleep apnea, PCOS (polycystic ovarian syndrome), penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, dan pembengkakan hati (fatty liver), seperti dikutip dari ABC Australia.

Meskipun sebagian orang gemuk bisa tampak lebih sehat, bukan berarti mereka bebas dari berbagai macam risiko penyakit. Mereka yang gemuk namun tampak sehat masih berisiko terhadap beberapa kondisi kesehatan seperti osteoarthritis karena massa tubuh yang besar menempatkan beban tambahan pada sendi mereka.

Oleh sebab itu, tak ada salahnya Anda mulai rutin melakukan berbagai aktivitas fisik dan olahraga untuk menurunkan berat badan dan membantu kerja insulin lebih efektif dalam mengontrol kadar gula darah.
Sumber :
 http://health.detik.com/read/2014/04/04/200133/2546266/763/lebih-banyak-efek-buruknya-gemuk-itu-sehat-tak-lagi-berlaku?l992205755