Isagenix


Friday, March 28, 2014

Ditambah Bakat Gemuk, Gorengan Tingkatkan Risiko Obesitas 4 Kali Lipat

http://peluangbisnisisagenix.blogspot.com/
Dengan alasan kesehatan, para ahli selalu menganjurkan untuk menjauhi makanan yang digoreng. Bagi yang secara genetis punya bakat gemuk, penelitian membuktikan gorengan bisa meningkatkan risiko kegemukan hingga 4 kali lipat.

Selama ini, asupan doreng-gorengan dan faktor genetik sama-sama terkait dengan risiko penumpukan lemak. Namun interaksi keduanya dalam mempengaruhi risiko kegemukan belum pernah diteliti.

Dipimpin oleh Lu Qi dari Harvard School of Public Health, para ilmuwan mengamati konsumsi gorengan pada 37.000 orang di Amerika Serikat. Selain itu, para ilmuwan juga memeriksa 32 variasi genetik yang berhubungan dengan kegemukan dan indeks massa tubuh (IMT).

Di akhir penelitian, para ilmuwan menemukan hubungan nyata antara genetik dengan gorengan dalam mempengaruhi berat badan. Faktor genetik terbukti meningkatkan risiko kegemukan, namun pengaruhnya meningkat bila ada asupan gorengan yang tinggi.

Pada partisipan dengan bakat gemuk yang mengonsumsi gorengan 4 kali dalam sepekan, konsumsi gorengan 4 kali sepekan memicu perbedaan IMT hingga 1 kg/m2 pada laki-laki dan 0,7 kg/,2 pada perempuan. Pembandingnya adalah partisipan dengan faktor genetik sama, yang mengonsumsi gorengan kurang dari 1 kali sepekan.

Sedangkan pada partisipan yang tidak memiliki bakat gemuk secara genetis, perbedaan IMT teramati hanya 0,5 pada perempuan dan 0,4 kg/m2 pada laki-laki.

"Temuan kami menegaskan pentingnya mengurangi gorengan untuk mencegah kegemukan, terutama pada orang-orang yang secara genetis punya bakat gemuk," kata Lu Qi seperti dikutip dari ScienceDaily, Kamis (20/3/2014).
Sumber :
 http://health.detik.com/read/2014/03/20/104342/2531287/763/ditambah-bakat-gemuk-gorengan-tingkatkan-risiko-obesitas-4-kali-lipat

No comments:

Post a Comment